Langsung ke konten utama

que sera- sera

so, I just watched this cf in b channel jakarta. I've never realize that this song is really touching me.

When I was just a little girl
I asked my mother, "What will I be?
Will I be pretty, will I be rich?"
Here's what she said to me

"Que Sera, Sera
Whatever will be, will be
The future's not ours to see
Que Sera, Sera
What will be, will be"

When I was just a little boy
I asked my mother, "What will I be?
Will I be handsome, will I be rich?"
Here's what she said to me

"Que Sera, Sera
Whatever will be, will be
The future's not ours to see
Que Sera, Sera
What will be, will be"

When I was young, I fell in love
I asked my sweetheart, "What lies ahead?
Will we have rainbows, day after day?"
Here's what my sweetheart said

"Que Sera, Sera
Whatever will be, will be
The future's not ours, to see
Que Sera, Sera
What will be, will be"

Now I have children of my own
They ask their mother, "What will I be
Will I be handsome, will I be rich?"
I tell them tenderly

"Que Sera, Sera
Whatever will be, will be
The future's not ours, to see
Que Sera, Sera
What will be, will be"



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Joke at the end of "middle age" ??

beberapa tante-tante metropolitan sedang duduk-duduk santai di ruang meeting T1 : Hey! darimana aja Lu?! ( menyapa temannya yang baru saja datang ) T2 : Iya ini gw bawain makanan dari Bazaar ( entah toko apa,, yang pasti bukan sejenis pasar balubur) T1 : Yahh Lu dari Bazaar jangan beli makanan melulu.. T2 : beli apa dong,, T1`: ..hmmm... Laki! T 1, 2, 3 : hahahahhaha ( ketawa aLa tante rumpi) T 1 : iye,, abis tadi lagi ga di SALE,,, kekekekek T 2 : he-eh y, harusnya buy 1 get 1, free for your friend dan semua tante-tante itu makin ketawa ngakak heboh... ....disaat-saat menunggu shift kerja... I think they're desperately single career woman.....

Bouquet

Tau tradisi melempar bunga saat pernikahan kan? Nah adegan melempar ‘flower bouquet’ yang suka ada di film-film luar ini merupakan tradisi dalam pernikahan dimana bunga sang mempelai dilemparkan untuk ditujukan para perempuan lajang agar cepat menikah juga. Nah tradisi ini datang berasal dari Inggris. Nah hari sabtu kemaren, tyas datang ke pernikahan teman kakakku, kak saras. Kebetulan tyas juga kenal kak Saras, jadi ikut juga deh datang ke nikahannya. Pas sesi foto bareng kak saras, kak saras ngomong gini “ ini deh dek, kamu hrs dapet mawarnya”, “mawar apaan kak”, “ini bouquet”, dalam hati aku pikir emang ada acara lempar bouquet ? terus masa iya aku ikut rebutan,,, jiaaaah gak banget, nah sehabis foto selese, kak saras malah narik satu mawar dari bouquet-nya, (so sweet, komentar ga penting), gak pa-pa aku terima dengan senang hati =)”ini dek, biar cepet nikah” gubraaak. Nah sepulang dari nikahan kak saras, mampir lagilah ke nikahan teman kuliahnya kak beni, anak mesin, kalo yang ini ...

Review : Sabtu Bersama Bapak

Semenjak Adhitya Mulya ngomongin buku ini di blog suami gila, udah gak sabar pengen beli karya-karya dia yang lain. Soalnya, saya cukup update sama novel-novelnya dari Jomblo, Gege Mengejar Cinta, Traveler’s Tale, sama Catatan Mahasiswa Gila, dan dari semua karyanya yang kocak, dia bilang novel ini karyanya yang paling beda. Sabtu Bersama Bapak mengambil tema khusus tentang keluarga. Kalo baca ceritanya sih novel ini kayaknya gambarin gimana pemikiran-pemikiran sama pengalaman hidup si empu yang ngarang novel dari fase dia sebagai anak sampai fase sekarang menjadi seorang   bapak. Kalo dari baca pengantar sih agak serius kesannya ini novel, yaa tapi yang namanya Adhitya Mulya kalo udah baca karyanya bisa bikin cengengesan sendiri. Novel ini menurut saya membawa pesan yang banyak terutama tentang arti sebenarnya memiliki sebuah keluarga karena semua orang pasti pernah menjadi anak dan mungkin memiliki anak. Semua pasti memiliki orang tua dan mungkin menjadi orangtua. Dan nove...