Terperangkap selama tiga hari dalam ketidakjelasan pulang kapan membuat kami bersepuluh panik luar biasa. Berkali-kali konfirmasi ke pihak ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan), mereka selalu berkata 'esok masih ada'. Sampai pada hari kamis itu 13 Januari 2011, mereka berkata bahwa Km muria akan berlayar hari minggu. Padahal desas-desusnya hari minggu itu gelombang pada situs BMKG sedang tinggi-tingginya. Makin paniklah kita, isu simpang siur mengenai gelombang tinggi dan kepulangan hari minggu semakin Hoax saja. di tengah kepanikan, teman saya pun berinisiatif buat ngehubungin pers detik, untuk memberitakan keterjebakan kami di pulau ini. Saya pun teringat salah satu relasi saya yang juga seorang jurnalis detik, langsung saja saya mengirim pesan singkat dan dengan sigap dia langsung menelpon saya. dua jam kemudian, berita tersebut sudah turun cetak. Dan entah mengapa nama institusi akademik saya ikut tercantum.
beberapa tante-tante metropolitan sedang duduk-duduk santai di ruang meeting T1 : Hey! darimana aja Lu?! ( menyapa temannya yang baru saja datang ) T2 : Iya ini gw bawain makanan dari Bazaar ( entah toko apa,, yang pasti bukan sejenis pasar balubur) T1 : Yahh Lu dari Bazaar jangan beli makanan melulu.. T2 : beli apa dong,, T1`: ..hmmm... Laki! T 1, 2, 3 : hahahahhaha ( ketawa aLa tante rumpi) T 1 : iye,, abis tadi lagi ga di SALE,,, kekekekek T 2 : he-eh y, harusnya buy 1 get 1, free for your friend dan semua tante-tante itu makin ketawa ngakak heboh... ....disaat-saat menunggu shift kerja... I think they're desperately single career woman.....
Komentar
Posting Komentar